Tampilkan postingan dengan label geospasial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geospasial. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2019

Tips-Tips Receh Tes IELTS (Edisi Pekerja) Part 02


Nah ini, sekarang saya mau sharing pas hari H pelaksanaan tes IELTS itu rasanya bagaimana? Sekaligus saya mau sedikit sharing kira-kira apa saja tips yang dapat memudahkan kita saat mengerjakan tes IELTS. Oiya, sebelum dilanjut saya coba review sedikit tentang tips-tips receh persiapan tes IELTS. Oiya, ini link download Cambridge IELTS 1 - 12 

Sebelum mengikuti tes IELTS, kamu sudah harus punya keyakinan (minimal 1%) kalau sudah siap. Paling enggak siap dulu, masalah hasil belakangan aja. Pastinya kita udah pernah mengikuti berbagai macam tes tertulis dalam hidup kita (tes/ujian kehidupan di-exclude ya) dan mau tidak mau, saat sudah mendekati hari pelaksanaan tes kita harus bilang siap karena kalau kita bilang enggak siap juga tesnya udah mau mulai. Nah kita dah harus yakin dulu nih sebelum tes dan ini sedikit tips untuk meningkatkan keyakinan sebelum tes IELTS :

1. Doa
Ya apalagi coba selain doa


2. Sering-sering dengerin podcast/youtube tentang tes IELTS
Ini pasti akan kepake banget. Sekarang sudah ada banyak aplikasi yang memudahkan kita untuk mendengarkan audio dalam bahasa inggris, seperti di joox atau spotify. Nah di aplikasi itu kamu bisa search podcast dengan kata kunci IELTS. Selain itu kamu juga bisa download aja semua video youtube terus kamu tonton di saat senggang pakai smartphone


3. Install aplikasi penunjang di smartphone
Aplikasi favorit saya adalah BBC Learning For English, aplikasi ini sangat membantu kita memperlancar mendengar listening inggris dalam logat british



Semakin sering kita mendengarkan dan/atau menonton video yang berhubungan dengan tes IELTS dalam bahasa inggris dengan logat british pastinya (dengan ijin Allah SWT...) akan meningkatkan keyakinan kita. Aamiin.

Menurut saya tes IELTS ini agak rigid dan strict jadi ada beberapa hal yang harus kamu siapkan secara detail, berikut beberapa hal yang menurut saya penting untuk kita siapkan :

1. Waktu berangkat dari tempat tinggal
Saya ambil lokasi tes di jakarta pusat sedangkan saya tinggal di Cibinong, Bogor (tapi bukan kota Bogor). Oleh karena itu saya harus memperkirakan berangkat jam berapa dari rumah dan transportasi yang paling sesuai adalah dengan Commuter Line. Mulai tes kira-kira pukul 9 pagi dan saya berangkat pukul 6 pagi. Naasnya saya lupa kalau hari itu ada event lari marathon Asian Games (waktu itu pas dipertengahan Asian Games), akhirnya saya jalan kaki dari stasiun Commuter Line sampai ke hotel tempat tes karena memang jalannya ditutup dan ojek online pun tidak dapat melintas. Untungnya saya berangkat jam 6 pagi dan bisa sampai di venue tes sekitar pukul 8 pagi.



2. Pastikan kartu tanda pengenal sesuai
Jangan sampai kartu tanda pengenal kamu berbeda datanya dengan yang kamu input di formulir pendaftaran. Misal kamu sudah pindah dan terbit Kartu Keluarga dan KTP baru dengan alamat yang berbeda dengan data yang kamu input, sepertinya kamu akan kesulitan untuk mengikuti tes dan akan ditanya lebih lanjut oleh panitia. Juga misal saat kamu mengisi data di formulir pendaftaran dengan data-data passpor (no id dan lainnya) lalu pas kamu mau mengikuti tes kamu enggak bawa passpor tapi bawa ktp, nah ini kamu enggak bisa ikut ujian. Kejadian-kejadian yang saya ceritakan ini pernah dialami oleh teman saya.



3. Jangan minder
Sejujurnya saat saya ikut tes ini saya agak minder karena kelihatan banyak anak yang muda-muda. Pas ngobrol-ngobrol ternyata umurnya 3-5 tahun dibawah saya. Selain itu beberapa kali saya lihat orang-orang yang mau ikut tes diskusi dalam bahasa inggris. Oiya selain itu nanti untuk peserta tes yang belum memiliki ktp akan dipisahkan dan jumlahnya sekitar 2/5 dari yang ikut tes. Keliatan kan, pada muda-muda yang ikut tes. Jadi saya agak sedih sih (untuk enggak sampe nangis dalam hati).



4. Bawa uang saku lebih atau cemilan
Waktu tes section speaking itu tentative dan saya kebagian jam 6 sore. Jadi ada spare waktu sekitar 6 jam dari selesai ujian tertulis (reading, listening, writing). Selama 6 jam itu manfaatkan aja sebaik-sebaiknya dan jangan lupa makan. Karena venue tes saya sekitar 5km dari masjid istiqlal, akhirnya saya mampir aja ke istiqlal sampai sekitar jam setengah 5 sore baru balik lagi ke venue tesnya. Selama spare waktu yang ada, jangan lupa makan.



Kira-kira ini aja yang bisa saya share. Semangat untuk teman-teman semua yang sedang mempersiapkan tes IELTS. Semoga tulisan ini bermanfaat walaupun saya rasa enggak terlalu bermangfaat juga kali ya. Yowis lah.


Selasa, 19 Maret 2019

Tips-Tips Receh Tes IELTS (Edisi Pekerja) Part 01

IELTS merupakan tes bahasa inggris serupa dengan TOEFL dan biasanya digunakan sebagai salah satu syarat dalam proses seleksi beasiswa sekolah di luar negeri dan seleksi masuk universitas di luar negeri. Nilai batas bawahnya pun beragam untuk tiap universitas dan beasiswanya. Seperti, universitas di UK biasanya nilai batas bawah IELTSnya minimal 7, di Jerman biasanya 6 nah kalau belanda beragam ada yang 6 atau 6.5. Informasi ini bisa kita cari di persyaratan universitas tersebut.

Nah sekarang ini saya mau bagi-bagi sedikit tips dalam persiapan tes IELTS dan pas melaksanakan tes nya. Sebagai gambaran umum, saya seorang PNS di salah satu lembaga pemerintah yang berlokasi di Cibinong dan bergerak di bidang pemetaan (kira-kira apa ya?), saya juga bekerja dari jam 07.30 sampai kira-kira 17.00, terkadang saya juga sering dinas luar. Karena saya kerja dari pagi hingga sore dan sering dinas luar, saya memutuskan untuk belajar secara mandiri (selain itu saya juga merasa lebih ribet kalau ikut semacam les karena jadwalnya kaku dan kalau ikut bimbingan privat, sepertinya saya lebih suka belajar sendiri aja). Jadi tips yang mau saya bagikan mungkin bermanfaat bagi teman-teman yang bekerja dan sulit untuk mengikuti les atau privat bahasa inggris/persiapan IELTS dan sejenisnya.

Disini saya coba bagi tips untuk dua tahapan, yaitu persiapan pas mau tes IELTS dan pelaksanaan pas menjalankan tes IELTS.

Persiapan


Kalau kata Tsun Zu, jangan pernah datang ke peperangan yang tidak mungkin kamu menangkan. Sama halnya dengan ujian-ujian yang akan kita ikuti, jangan pernah ikut ujian yang tidak mungkin kita bisa mendapatkan nilai yang puas atau berhasil. Pertanyaan lanjutannya, bagaimana supaya dapat nilai yang memuaskan? Nah ini, harus ada persiapan yang matang. Kira-kira, inilah beberapa hal yang saya perhatikan saat melakukan persiapan tes IELTS :



1. Niat


Pastinya semua dimulai dari niat yang bener lah

2. Tentukan jadwal tes

Yang sering ditemukan adalah banyak orang belajar tes ielts tapi belum tau kapan ikut ujiannya alias belum daftar jadwalnya. Untuk mengikuti tes ielts kamu bisa cek situsnya britishcouncil, idp atau ialf lalu kamu registrasi dan ikuti petunjuknya. Pembayarannya juga via transfer rekening jadi enggak repot. Misal sekarang awal januari 2019, nah kamu daftar tes ielts di akhir februari 2019. Jadi kamu punya waktu 2 bulan, dari 2 bulan itu kamu bisa susun target harian/mingguan. Kalau enggak dibuat target, biasanya "ngawang" aja, tanpa target dan akhirnya enggak serius. Oiya, ini tes ielts beneran bukan simulasi. Karena tes simulasi dengan realnya beda jauh. Kalau tes simulasi, enggak perlu daftar, tinggal belajar dari buku aja udah cukup kok

3. Kalau belum percaya diri untuk daftar tes ielts?

Dari hasil diskusi dengan beberapa teman saya, pendaftaran tes ielts memang cukup mahal, yaitu sekitar 2,9 jt (harganya bisa kamu cek sendiri). Oleh karena itu, kita bisa cari alternatif tes lainnya seperti daftar tes toefl dulu. Ada yang punya asumsi kalau nilai toefl selaras dengan ielts. Institusi yang dapat menyelenggarakan tes toefl juga lebih banyak dan beragam, biasanya UPT Bahasa di Universitas Negeri dan tempat-tempat les bahasa inggris bisa menyelenggarakan tes toefl di tempat pada waktu yang ditentukan. Sebagai perbandingan, saya tinggal di bogor (aslinya cibinong, cuman lebih bangga aja kalau nyebut bogor) dan mengikuti tes ielts di jakarta pusat karena tempat tes nya terbatas sedangkan saya tes toefl di tempat les bahasa inggris (yang saya lupa namanya) yang hanya berjarak sekitar 5 km.

Setelah mengikuti tes toefl, kamu harus menetapkan kapan mau mengikuti tes ielts. Saran saya sesegera mungkin, menyesuaikan dengan hasil tes toefl kamu. Misal nilai tes toefl kamu mencapai nilai 550 atau lebih, saran saya 1 - 2 bulan lagi kamu harus ikut tes ielts. Karena semangat belajar lagi tinggi-tingginya, kalau makin ditunda, semangatnya sudah hilang. Tapi kalau alasannya biaya lain lagi. Waktu itu alasan saya juga biaya sih, jadi jarak antara tes toefl dengan tes ielts lebih dari 6 bulan dan selama itu saya nabung sedikit-sedikit. Nah, yang saya rasakan udah mulai males-malesan tuh, apalagi pas daftar ielts kan belum tentu kita dapat jadwal yang kita mau.

Nah, kamu juga bisa ikut tes IELTS prediction dulu sebelum ikutan tes IELTS beneran. Biasaya tes IELTS prediction ada di UPT Bahasa Universitas Negeri atau tempat les bahasa inggris juga ada, biaya sekitar 300 - 400 rb atau kalau kamu cari yang gratisan bisa cek di pameran beasiswa, biasanya ada free tes IELTS prediction, cuman harus daftar jauh-jauh hari sepertinya.

4. Susun target harian/mingguan

Nah ini bagian yang agak berat. Terkadang kita udah nyusun target atau bikin rencana, eh ujung-ujungnya gagal. Emang bener sih kalau ada kalimat bijak yang berbunyi, manusia boleh berencana tapi Tuhan yang menentukan. Coba kamu buat target bulanan seperti dalam satu bulan saya harus selesai satu buku Cambridge IELTS sehingga dalam satu minggu kira-kira bisa selesai satu kali simulasi IELTS pada buku Cambridge dan bisa kita atur hari pertama kita mau tes section Listening, hari kedua section Reading, hari ketiga section Speaking, hari keempat section Writing, hari kelima sampai ketujuh fokus belajar video youtube atau lainnya. Kuncinya disiplin sama target yang dibuat (yang penting niat aja dulu sih, hehe).

5. Cari semua buku yang berhubungan dengan tes IELTS

Buku yang dimaksud bisa buku cetak dan digital. Untuk buku cetak saya pakai buku Essential Words for IELTS, buku ini lumayan menambah kosakata bahasa inggris dan topiknya juga beragam, cepetan cari di toko buku terdekat. Untuk buku digitalnya saya pakai Cambridge IELTS 01 s.d. Cambridge IELTS 12. Realitanya saya hanya pakai Cambridge IELTS 10 - 12, di tiap bukunya ada 4 kali simulasi tes IELTS jadi kalau kamu menyelesaikan 3 buku sama aja kamu udah ikut 12 kali simulasi tes IELTS. Oiya, untuk buku digitalnya ini juga saya print karena saya lebih nyaman membaca di kertas bukan di laptop/tablet. Untuk kamu yang mau download Cambridge IETS 1 - 12, bisa download disini (saya dah upload semuanya nih, huft)
Buku Essential Words For The IELTS  yang saya pakai

Contoh Softcopy Buku Cambridge IELTS 10


6. Tonton dan dengerin video tips-tips belajar IELTS di youtube

Disini saya sering dengerin video youtubenya Emma sama Liz (coba search di youtube Emma/Liz IELTS). Selain Emma dan Liz sepertinya juga banyak opsi lainnya tinggal search langsung aja di youtube. Oiya selain itu saya juga suka mendengarkan BBC Learning English, menurut saya ini enak banget buat didengerin mirip-mirip acara radio. Podcast sama applikasi android dari BBC Learning English ini juga ada kok,yang ini saya recommended banget untuk didengarkan.
Youtubenya IELTS Liz


IELTS Liz juga punya situs dan ini bagus banget


Nah ini BBC Learning English yang saya suka dengernya

7. Maksimalkan waktu yang ada

Karena saya kerja dari pagi sampai sore, sudah menikah juga jadi kalau di rumah suka agak susah untuk baca-baca, terkadang juga sering dinas luar jadi agak susah kalau mau fokus belajar, apalagi kalau dinas luarnya dadakan makin pusing lagi. Jadi kuncinya adalah memaksimalkan waktu yang ada, lebih tepatnya pintar-pintar curi waktu.
Pernah saya ngobrol dengan teman saya kalau sebenarnya rata-rata waktu yang dihabiskan orang untuk bekerja sebenarnya hanyalah 3 jam sehari walaupun waktu jam kerja kantor rata-rata 8 jam. Jadi sebenarnya pasti ada waktu luang. Dari rutinitas kerja yang saya alami, saya curi waktu di pagi, siang dan sore hari. Biasanya saya mulai efektif bekerja jam 9 pagi dan saya sampai kantor sekitar jam 8 pagi lalu sedikit ngopi sebentar di kantor sampai jam setengah 9 pagi, nah sebelum jam 9 pagi saya suka mampir ke perpus kantor dulu lumayan 30 menit dapet satu section listening. Saat siang dan sore juga sama tapi waktunya bisa lebih panjang sehingga saya manfaatkan untuk satu section reading di siang dan sore hari sebelum pulang. Atau bisa juga ambil waktu malam toh cuman satu jam saja.

Contoh jadwal harian, ya niatnya aja sih tetep Allah yang menentukan


8. Tips Listening dan Reading

Nah untuk listening dan reading ini memang sengaja disatukan karena menurut saya belajarnya cukup dari buku dan video yang sebelumnya saya sebutkan. Jangan lupa setiap nyobain section listening dan juga reading harus satu section selesai. Dalam section listening ada 4 subsection sama halnya juga dengan section reading, semuanya harus diselesaikan, jangan Cuma satu subsection habis itu berhenti. Pasang timer 30 menit untuk listening dan 60 menit untuk reading. Setelah selesai, cocokkan dengan kunci jawaban. Nilai setiap kali mencoba simulasi ini dicatat buat perbandingan simulasi selanjutnya. Setiap simulasi juga harus pakai answer sheet yang sama dengan tes IELTS beneran, biar feelnya dapet. Setelah kamu rutin mencoba simulasi listening dan reading nanti akan menemukan pola dari soal dan jawabannya. Kalau dari hasil simulasi ini rata-rata nilai kamu sudah 6,5-7 maka kemungkinan nilai Listening dan Reading kamu saat tes beneran nanti sekitar 8.

9. Tips Writing

Untuk writing saya hanya mendengarkan tips-tips yang ada di Youtube. Mungkin akan lebih baik lagi kalau kamu punya teman yang bisa mengkoreksi hasil writing kamu. Tips-tips writing ini juga bisa kamu googling. Kalau kita benar-benar bisa memaksimalkan tips-tips writing yang ada di Youtube, insyaAllah nilai Writing kamu sekitar 6 - 6.5. Aamiin.

10. Tips Speaking

Saat section speaking pertanyaannya akan liar dan kita enggak bisa tebak. Menurut saya, ini juga pertanyaan yang kalau saya jawab dalam bahasa indonesia juga bingung mau jawab apa. Untuk mempersiapkan section speaking, kamu haru sering-sering monologue dan mendeskripsikan segala sesuatu mulai dari bangun sampai tidur lagi dan coba cari partner untuk sering-sering ngobrol dalam bahasa inggris. Partner ini juga bisa saling bertanya sesuai dengan pertanyaan real untuk tes IELTS section speaking. Selama kita bisa terus ngomong walaupun vocabularynya simpel, kemungkinan nilai Speaking kamu sekitar 6 - 6.5. Ya ini saya sok tau sih, saya juga bukan dan belum pernah jadi examinernya hehe.
Contoh tes speaking ini yang bisa kamu latihan saling tanya jawab
dengan partner

 

11. Doa

Usaha mulu, doa kagak


Pelaksanaan

Nah, pas tes IELTS ini saya mau bagi beberapa tips atau mungkin lebih tepatnya sedikit cerita aja sih. Tapi nanti aja deh kapan-kapan kita lanjut lagi. Sudah malam nih. 

Minggu, 26 Maret 2017

Apa bisa membuat peta pakai google maps?

Bila pertanyaannya adalah judul di atas maka jawabannya adalah "iya", bahkan sangat mudah. Coba saja googling mymaps atau buka link ini lalu ikuti manual penggunaannya disini, tinggal klik-klik jadi peta arah dari suatu lokasi ke lokasi lainnya. Bagi yang sudah familiar dengan dunia navigasi bahkan bisa eksplor lebih lanjut dengan openstreetmap atau bing atau lainnya yang masih banyak lagi. Tidak hanya membuat arah antar lokasi (point of interest) tapi juga bisa membuat area (polygon) yang mendeskripsikan bangunan atau wilayah juga garis (line) untuk jalan atau perairan. 

Namun, bagaimana bila googlemaps digunakan untuk membuat peta untuk kepentingan pembangunan atau kepentingan lainnya yang dianggap penting?

Tadi sore dari beberapa group whatsapp ada yang men-share link berita tentang instruksi memetakan lahan sawah dengan menggunakan google maps dari Menko Perekonomian sehingga saya penasaran apa memang benar bisa? Bukan bermaksud ingin menyalahkan instruksinya karena bisa jadi media memberikan informasi yang salah karena yang diberitakan hanya sebagian saja informasinya sehingga berbeda substansi atau mungkin yang dimaksud Pak Menko berbeda dengan yang ingin diberitakan atau ada maksud-maksud lain yang hanya Gusti Allah yang tahu, who knows. Mari kita coba bahas, satu per satu secara ringan. 

screenshot berita


Apa itu google maps?
Secara sederhana kita bisa definisikan, google maps adalah aplikasi berbasis web yang menampilkan muka bumi dengan berbagai macam informasi di dalamnya, atau bahasa inggrisnya dari situs techtarget,com adalah "Google Maps is a Web-based service that provides detailed information about geographical regions and sites around the world. In addition to conventional road maps, Google Maps offers aerial and satellite views of many places. In some cities, Google Maps offers street views comprising photographs taken from vehicles.Google Maps offers several services as part of the larger Web application, as follows.
  • A route planner offers directions for drivers, bikers, walkers, and users of public transportation who want to take a trip from one specific location to another.
  • The Google Maps application program interface (API) makes it possible for Web site administrators to embed Google Maps into a proprietary site such as a real estate guide or community service page
  • Google Maps for Mobile offers a location service for motorists that utilizes the Global Positioning System (GPS) location of the mobile device (if available) along with data from wireless and cellular networks
  • Google Street View enables users to view and navigate through horizontal and vertical panoramic street level images of various cities around the world
  • Supplemental services offer images of the moon, Mars, and the heavens for hobby astronomers."
Panjang kan definisinya? Ya kira-kira seperti itulah atau bisa googling sendiri definisinya. Kalau buat saya sendiri, google maps itu adalah aplikasi yang menampilkan permukaan bumi yang teramat sangat informatif dengan beragam kemudahan untuk penggunanya, bisa dipakai di telepon genggam dan PC, bisa nge-link dengan akun google jadi bisa simpan semua lokasi dalam satu akun, enggak perlu repot, tinggal buka klik mau kemana aja jadi dan gampang, bener-bener sangat bermanfaat. Kalau dilihat dari asas kebermanfaatannya, pembuat aplikasi google maps ini pahalanya sepertinya sangat besar karena bisa membantu banyak orang, seperti ibu-ibu yang tiba-tiba ingin melahirkan tapi tidak tahu lokasi rumah sakit terdekat atau orang tersesat yang ingin mencari penginapan tinggal ketik "hotel near me" atau "hospital near me" langsung muncul semua informasi point of interest sesuai kenginan kita. 

Namun bagaimana dengan data di dalam google maps itu sendiri? 
Google maps memang menyajikan data dengan sangat user-friendly namun bagaimana dengan kualitas data tersebut apa bisa dipertanggungjawabkan? apa data google maps dapat dijadikan acuan? Biasanya informasi tentang data tercantum dalam metadata namun sayangnya begitu saya mencoba googling, apakah google maps memiliki metadata? ternyata hasilnya kurang memuaskan, dari beberapa forum di internet jawabannya google maps tidak memiliki metadata yang cukup baik. Kalau tidak percaya coba googling sendiri. Begitu pula dengan web-based service lainnya serupa google maps seperti openstreetmap, bing, dll ternyata tidak memiliki metadata yang baik pula. Jadi kesimpulannya, karena tidak memiliki metadata maka data tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan bila digunakan lebih lanjut

Apa itu peta lahan sawah?
Walaupun sudah coba googling sana-sini, saya masih tetap takut bercerita tentang peta lahan sawah karena memang bukan kompetensinya. Sepemahaman saya bila peta lahan sawah adalah peta tematik maka sebelum melakukan pemetaan tematik maka dibutuhkan peta dasar pada skala yang sama. Kenapa harus pada skala yang sama? Karena diatur pada Pasal 20 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. Apa itu Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial? Yaitu adalah payung hukum per-geospasial-an di Indonesia, jadi semua produk geospasial harus mengacu kesitu. 

Balik lagi, apa itu peta lahan sawah? Karena saya tidak berani bercerita, jadi ya tidak perlu dibahas sajalah,  Apa itu peta lahan sawah? CORET.

Apa bisa membuat peta pakai google maps?
Oke, bisa atau tidak ya? Bila yang membuat peta tersebut adalah anak SD untuk tugas sekolahnya membuat rute dari sekolah ke rumah maka jawabannya adalah bisa (sesuai paragraf pertama) namun bila untuk keperluan strategis nasional (cie..) maka jawabannya adalah tidak, karena bila peta yang dimaksud adalah produk geospasial maka produk geospasial tersebut haruslah sesuai dengan aturan mainnya di Indonesia yaitu Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial.

Bagaimana UU No.4 tahun 2011 mengatur produk geospasial?
Mohon ijin para pakar, saya hanya mencuplik-cuplik sedikit saja. Sebelum dibahas lebih lanjut, mungkin kata peta akan tergantikan dengan informasi geospasial. Buat saya sendiri ini hanya masalah bahasa, kata dan rasa (cie..), peta dapat diartikan sebagai informasi tentang permukaan bumi di atas bidang datar sedangkan informasi geospasial dijelaskan pada Pasal 1 ayat 4 UU No. 4 tahun 2011 secara lebih menyeluruh dimana menurut saya peta termasuk salah satu informasi geospasial juga. Informasi Geospasial dibagi menjadi dua yaitu Informasi Geospasial Dasar dan Informasi Geospasial Tematik, untuk lebih jelasnya bisa diunduh disini. 


Asas dan Tujuan pada Pasal 2 dan 3 UU Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial


Pada pasal 2 dan 3 UU No. 4 tahun 2011 memberikan poin-poin asas dan tujuan dari produk geospasial. Setidaknya dari asas dan tujuan tersebut mari kita bahas 2 poin yang mengatur produk geospasial, yaitu "keakuratan" dan "dipertanggungjawabkan".

Produk geospasial jelas harus memiliki nilai akurasi yang jelas, yaitu akurasi geometris dan atribut. Akurasi geometris adalah ketelitian geometri secara horizontal dan vertikal sedangkan akurasi atribut adalah ketelitian atribut dari informasi yang disajikan. Nilai akurasi tersebut diperoleh dengan membandingkan produk geospasial yang telah jadi dengan data yang memiliki nilai lebih pasti (nilai geometri yang lebih pasti diperoleh dari hasil pengukuran gps geodetik di lapangan dan nilai atribut yang lebih pasti diperoleh melalui survei lapangan secara langsung).

Nilai akurasi tersebut setidaknya ditampilkan pada metadata atau menjadi bagian dari informasi produk geospasial tersebut sehingga data tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Data yang dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya dilihat dari ketersediaan informasi nilai akurasinya saja tapi juga informasi mengenai proses, tahapan pekerjaan serta sumber data harus jelas. 

Bila menggunakan googlemaps atau web-based service semacamnya nilai akurasi, informasi mengenai proses, tahapan pekerjaan hingga menjadi web-based service tersebut tidak dijelaskan, sumber datanya pun hanya sekedarnya. Beberapa forum di internet pun tidak menganjurkan menggunakan googlemaps untuk scientific works seperti di forum researchgate.

Tantangan dan solusi
Sekarang ini produk serupa googlemaps yang menampilkan "peta digital" menjadi semakin tidak asing namun keilmuan yang mempelajari dasar-dasar pembuatan peta masih asing seperti geodesi, geomatika, kartografi dan geografi. Menurut sebagian orang mungkin kita masih belum terbuka sehingga keilmuan tersebut masih terasa aneh di masyarakat umum. Salah satu cara agar terbuka katanya adalah dengan lebih banyak menulis atau bercerita tentang pembuatan peta.

Terima kasih bagi yang telah membaca :)

---

disclaimer :

  1. Metode pencarian informasi dilakukan dengan googling tentang googlemaps. Jadi Untuk google, dari google dan oleh google
  2. Butuh lebih banyak diskusi dan kajian untuk membahas hal serupa
  3. Masih pendapat pribadi jadi mohon maaf apabila ada salah kata


Rabu, 03 September 2014

Mengenal format file .ecw?


Mungkin sebagian sudah ada yang familiar dengan format file .ecw tapi sayangnya saya belum kenal banget nih, jadi saya mau kenalan dulu ya..

Dalam penginderaan jauh kita mengenal suatu bentuk citra sebagai hasil dari perekaman satelit atau foto udara. Citra tersebut dibagi lagi menjadi citra analog dan citra digital, seiring dengan perkembangan teknologi maka citra analog sudah sangat jarang diproduksi dan digunakan. Nah, si citra digital ini adalah hasil dari perekaman satelit yang disimpan dan dikompres dalam berbagai format, salah satunya .ecw.

Format file .ecw menyimpan citra yang telah terkompres dan telah terproyeksi. Oiya, ecw ini kependekan dari Enhanced Compression Wavelet yang dikembangkan oleh Earth Resource Mapper di tahun 1998. Semula berawal dari riset tentang bagaimana mentransfer citra berukuran terabyte secepat mungkin melalui internet yang akhirnya menghasilkan Image Web Server dan Enhance Compression Wavelet.

ECW represented a fundamental mathematical breakthrough enabling Discrete Wavelet Transforms (DWT) and inverse-DWT operations to be performed on very large images very quickly, while only using a tiny amount of RAM *jujur saya juga nga paham apa itu DWT atau inverse-DWT jadi langsung saya copas dari sumbernya.

Karena saya juga masih belajar mungkin bagi yang lebih paham dan ahli tentang image processing, image file format dan segala sesuatunya ttg remote sensing tolong dishare ke saya karena sebaik-baiknya ilmu adalah yang disebarkan J

Sumber : 


Minggu, 09 September 2012

Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Indonesia


Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Indonesia
Oleh: Maundri Prihanggo/15108021

diambil dari Tugas Kebijakan Iklim

Beberapa tahun belakangan, perubahan iklim menjadi topik hangat di berbagai belahan dunia dikarenakan dampaknya yang mulai terasa. Tidak menentunya pola curah hujan dan kejadian iklim ekstrem, meningkatnya suhu udara juga peningkatan muka air laut adalah sedikit dari dampak yang terasa akibat perubahan iklim secara global, hal-hal tersebut tentunya berakibat pada perilaku manusia yang hidup di muka bumi dalam berbagai sektor seperti pertanian, sosial dan ekonomi serta lainnya.
ilustrasi akibat dari perubahan iklim
Dalam perubahan iklim, mitigasi akan memiliki peran yang cukup besar karena menyangkut usaha untuk mengurangi dampak perubahan iklim sedangkan yang menyangkut perilaku makhluk hidup untuk mempersiapkan diri terhadap perubahan iklim termasuk dalam langkah-langkah adaptasi.

Khusus di Indonesia, dampak perubahan iklim sudah mulai terasa. Sebagai negara yang berada di kawasan tropis, sebagian kawasan pesisir di Indonesia sudah mulai merasakan adanya kenaikan muka laut juga bagi masyarakat Indonesia yang menggantungkan dirinya pada sektor pertanian mulai bersiap-siap untuk mengantisipasi panen yang tak menentu. Mengingat Indonesia adalah negara maritim yang tidak hanya mengandalkan perekonomiannya pada sektor laut tapi juga darat maka tindakan-tindakan yang mengusahakan adaptasi dan mitigasi harus mulai dilakukan.


Dikarenakan dampak dan sumber dari perubahan iklim ini bersifat lintas sektoral sehingga berbagai macam pihak harus turut serta berperan dalam usaha mitigasi dan adaptasi juga diperlukan adanya usaha pengembangan dan inovasi teknologi maka beberapa hal dapat direkomendasikan sebagai berikut. Pertama, dukungan dan penajaman kebijakan fiskal, seperti meningkatkan alokasi Research and Development di bidang pertanian dan basis sumberdaya alam lain yang relevan. Kedua, pemberian insentif dan fasilitasi bagi peningkatan peran swasta dalam Research and Development, terutama yang berhubungan dengan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.  Ketiga, perbaikan kerjasama antara akademisi, pemerintah, swasta dan masyarakat (academics, business, government and civil society) dalam mengembangkan dan mewujudkan sistem pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim. Di sinilah esensi besar bahwa solusi perubahan iklim dalam kerangka teknis dan kerangka struktural kelembagaan tetap harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan masa depan pertanian Indonesia.

Sumber: