Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Maret 2017

Apa bisa membuat peta pakai google maps?

Bila pertanyaannya adalah judul di atas maka jawabannya adalah "iya", bahkan sangat mudah. Coba saja googling mymaps atau buka link ini lalu ikuti manual penggunaannya disini, tinggal klik-klik jadi peta arah dari suatu lokasi ke lokasi lainnya. Bagi yang sudah familiar dengan dunia navigasi bahkan bisa eksplor lebih lanjut dengan openstreetmap atau bing atau lainnya yang masih banyak lagi. Tidak hanya membuat arah antar lokasi (point of interest) tapi juga bisa membuat area (polygon) yang mendeskripsikan bangunan atau wilayah juga garis (line) untuk jalan atau perairan. 

Namun, bagaimana bila googlemaps digunakan untuk membuat peta untuk kepentingan pembangunan atau kepentingan lainnya yang dianggap penting?

Tadi sore dari beberapa group whatsapp ada yang men-share link berita tentang instruksi memetakan lahan sawah dengan menggunakan google maps dari Menko Perekonomian sehingga saya penasaran apa memang benar bisa? Bukan bermaksud ingin menyalahkan instruksinya karena bisa jadi media memberikan informasi yang salah karena yang diberitakan hanya sebagian saja informasinya sehingga berbeda substansi atau mungkin yang dimaksud Pak Menko berbeda dengan yang ingin diberitakan atau ada maksud-maksud lain yang hanya Gusti Allah yang tahu, who knows. Mari kita coba bahas, satu per satu secara ringan. 

screenshot berita


Apa itu google maps?
Secara sederhana kita bisa definisikan, google maps adalah aplikasi berbasis web yang menampilkan muka bumi dengan berbagai macam informasi di dalamnya, atau bahasa inggrisnya dari situs techtarget,com adalah "Google Maps is a Web-based service that provides detailed information about geographical regions and sites around the world. In addition to conventional road maps, Google Maps offers aerial and satellite views of many places. In some cities, Google Maps offers street views comprising photographs taken from vehicles.Google Maps offers several services as part of the larger Web application, as follows.
  • A route planner offers directions for drivers, bikers, walkers, and users of public transportation who want to take a trip from one specific location to another.
  • The Google Maps application program interface (API) makes it possible for Web site administrators to embed Google Maps into a proprietary site such as a real estate guide or community service page
  • Google Maps for Mobile offers a location service for motorists that utilizes the Global Positioning System (GPS) location of the mobile device (if available) along with data from wireless and cellular networks
  • Google Street View enables users to view and navigate through horizontal and vertical panoramic street level images of various cities around the world
  • Supplemental services offer images of the moon, Mars, and the heavens for hobby astronomers."
Panjang kan definisinya? Ya kira-kira seperti itulah atau bisa googling sendiri definisinya. Kalau buat saya sendiri, google maps itu adalah aplikasi yang menampilkan permukaan bumi yang teramat sangat informatif dengan beragam kemudahan untuk penggunanya, bisa dipakai di telepon genggam dan PC, bisa nge-link dengan akun google jadi bisa simpan semua lokasi dalam satu akun, enggak perlu repot, tinggal buka klik mau kemana aja jadi dan gampang, bener-bener sangat bermanfaat. Kalau dilihat dari asas kebermanfaatannya, pembuat aplikasi google maps ini pahalanya sepertinya sangat besar karena bisa membantu banyak orang, seperti ibu-ibu yang tiba-tiba ingin melahirkan tapi tidak tahu lokasi rumah sakit terdekat atau orang tersesat yang ingin mencari penginapan tinggal ketik "hotel near me" atau "hospital near me" langsung muncul semua informasi point of interest sesuai kenginan kita. 

Namun bagaimana dengan data di dalam google maps itu sendiri? 
Google maps memang menyajikan data dengan sangat user-friendly namun bagaimana dengan kualitas data tersebut apa bisa dipertanggungjawabkan? apa data google maps dapat dijadikan acuan? Biasanya informasi tentang data tercantum dalam metadata namun sayangnya begitu saya mencoba googling, apakah google maps memiliki metadata? ternyata hasilnya kurang memuaskan, dari beberapa forum di internet jawabannya google maps tidak memiliki metadata yang cukup baik. Kalau tidak percaya coba googling sendiri. Begitu pula dengan web-based service lainnya serupa google maps seperti openstreetmap, bing, dll ternyata tidak memiliki metadata yang baik pula. Jadi kesimpulannya, karena tidak memiliki metadata maka data tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan bila digunakan lebih lanjut

Apa itu peta lahan sawah?
Walaupun sudah coba googling sana-sini, saya masih tetap takut bercerita tentang peta lahan sawah karena memang bukan kompetensinya. Sepemahaman saya bila peta lahan sawah adalah peta tematik maka sebelum melakukan pemetaan tematik maka dibutuhkan peta dasar pada skala yang sama. Kenapa harus pada skala yang sama? Karena diatur pada Pasal 20 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. Apa itu Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial? Yaitu adalah payung hukum per-geospasial-an di Indonesia, jadi semua produk geospasial harus mengacu kesitu. 

Balik lagi, apa itu peta lahan sawah? Karena saya tidak berani bercerita, jadi ya tidak perlu dibahas sajalah,  Apa itu peta lahan sawah? CORET.

Apa bisa membuat peta pakai google maps?
Oke, bisa atau tidak ya? Bila yang membuat peta tersebut adalah anak SD untuk tugas sekolahnya membuat rute dari sekolah ke rumah maka jawabannya adalah bisa (sesuai paragraf pertama) namun bila untuk keperluan strategis nasional (cie..) maka jawabannya adalah tidak, karena bila peta yang dimaksud adalah produk geospasial maka produk geospasial tersebut haruslah sesuai dengan aturan mainnya di Indonesia yaitu Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial.

Bagaimana UU No.4 tahun 2011 mengatur produk geospasial?
Mohon ijin para pakar, saya hanya mencuplik-cuplik sedikit saja. Sebelum dibahas lebih lanjut, mungkin kata peta akan tergantikan dengan informasi geospasial. Buat saya sendiri ini hanya masalah bahasa, kata dan rasa (cie..), peta dapat diartikan sebagai informasi tentang permukaan bumi di atas bidang datar sedangkan informasi geospasial dijelaskan pada Pasal 1 ayat 4 UU No. 4 tahun 2011 secara lebih menyeluruh dimana menurut saya peta termasuk salah satu informasi geospasial juga. Informasi Geospasial dibagi menjadi dua yaitu Informasi Geospasial Dasar dan Informasi Geospasial Tematik, untuk lebih jelasnya bisa diunduh disini. 


Asas dan Tujuan pada Pasal 2 dan 3 UU Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial


Pada pasal 2 dan 3 UU No. 4 tahun 2011 memberikan poin-poin asas dan tujuan dari produk geospasial. Setidaknya dari asas dan tujuan tersebut mari kita bahas 2 poin yang mengatur produk geospasial, yaitu "keakuratan" dan "dipertanggungjawabkan".

Produk geospasial jelas harus memiliki nilai akurasi yang jelas, yaitu akurasi geometris dan atribut. Akurasi geometris adalah ketelitian geometri secara horizontal dan vertikal sedangkan akurasi atribut adalah ketelitian atribut dari informasi yang disajikan. Nilai akurasi tersebut diperoleh dengan membandingkan produk geospasial yang telah jadi dengan data yang memiliki nilai lebih pasti (nilai geometri yang lebih pasti diperoleh dari hasil pengukuran gps geodetik di lapangan dan nilai atribut yang lebih pasti diperoleh melalui survei lapangan secara langsung).

Nilai akurasi tersebut setidaknya ditampilkan pada metadata atau menjadi bagian dari informasi produk geospasial tersebut sehingga data tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Data yang dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya dilihat dari ketersediaan informasi nilai akurasinya saja tapi juga informasi mengenai proses, tahapan pekerjaan serta sumber data harus jelas. 

Bila menggunakan googlemaps atau web-based service semacamnya nilai akurasi, informasi mengenai proses, tahapan pekerjaan hingga menjadi web-based service tersebut tidak dijelaskan, sumber datanya pun hanya sekedarnya. Beberapa forum di internet pun tidak menganjurkan menggunakan googlemaps untuk scientific works seperti di forum researchgate.

Tantangan dan solusi
Sekarang ini produk serupa googlemaps yang menampilkan "peta digital" menjadi semakin tidak asing namun keilmuan yang mempelajari dasar-dasar pembuatan peta masih asing seperti geodesi, geomatika, kartografi dan geografi. Menurut sebagian orang mungkin kita masih belum terbuka sehingga keilmuan tersebut masih terasa aneh di masyarakat umum. Salah satu cara agar terbuka katanya adalah dengan lebih banyak menulis atau bercerita tentang pembuatan peta.

Terima kasih bagi yang telah membaca :)

---

disclaimer :

  1. Metode pencarian informasi dilakukan dengan googling tentang googlemaps. Jadi Untuk google, dari google dan oleh google
  2. Butuh lebih banyak diskusi dan kajian untuk membahas hal serupa
  3. Masih pendapat pribadi jadi mohon maaf apabila ada salah kata


Jumat, 11 Desember 2015

Hai, apa kabar?

Hai, apa kabar mu?
Hai, apa kabar mu yang (jauh) disana?
Yang berteriak malu pada dinding sepi
Yang menunggu malam sejak pagi
Yang berjalan entah kemana

Mungkin harus berhenti atau malah berlari
Kembali berpikir atau terus mengejar sesuatu yang tak pasti

Ini semua tentang dia dan Dia
Kalau memang harus kucari jawabnya
Akan kucari, walaupun harus ke langit ke-tujuh


Sabtu, 28 Maret 2015

Apa yang paling penting untuk diperjuangkan dalam hidup ini?

Secara tiba-tiba teman saya me-whatsapp saya seperti ini, "Mon, sebenarnya apa point penting dalam menjalani perjuangan hidup ini?". Berat nga sih pertanyaannya? Sumpah ini orang mikir apa sampe tiba-tiba nanya pertanyaan beginian dan seketika itu juga saya tertarik untuk menulis kembali di blog ini dengan judul 

Apa yang paling penting untuk diperjuangkan dalam hidup ini? 

Kira-kira apa ya? 

Apakah harta? Sehingga membuat kita larut dalam pencarian rezeki. Dalam 24 jam kita terus-terusan sibuk mendulang uang. Ada kerjaan disana diambil, ada kerjaan disini diembat. Semuanya dikerjakan semata-mata untuk menumpuk harta. 

Apakah kedudukan dan kekuasaan? Ini penting sekali untuk diperjuangkan tapi ya tapi harus jelas bukan semata karena ego pribadi atau ambisi sesaat. Biasanya yang muncul hanya dengan landasan ego dan ambisi ditambah bumbu "merasa lebih baik dari yang lain" ini bakalan jatuh dengan sendirinya dan terus-terusan tidak pernah puas. Sudah jadi ketua RT mau jadi ketua RW sudah jadi Gubernur malah mau jadi Presiden. Tapi kalau memperjuangkan kemerdekaan dengan melawan kedudukan dan kekuasaan kolonialisme belanda dan imperialisme jepang ini jadi wajib karena saudara sebangsa kita diperas keringatnya dijadikan babu dan diperbudak untuk kekayaan kolonial dan imperial. 

Apakah cinta? Yaampun 2015 masih ngomongin cinta? Udah bukan zamannya lagi. Aksi coy aksinya mana?

Jadi apa yang patut diperjuangkan? 

Seketika itu juga setelah teman saya bertanya, saya langsung mencari buku-buku yang sekiranya dapat menjadi rujukan ternyata saya sendiri yang terjebak pada pertanyaan tersebut. Mungkin pada akhirnya sesuatu yang patut kita perjuangkan adalah apa yang kita anggap benar tanpa pernah melakukan pembenaran dengan terus merasa rendah hati mengakui kelebihan orang lain. 

Keterbatasan akal dan pikiran kita tidak akan pernah membuat kita bersandingan dengan Tuhan bahkan seorang Einstein saja hanya mampu memaksimalkan kemampuan otaknya 5%. Tidak akan pernah ada seorang ahli bangunan merasa lebih baik daripada seorang fisikawan karena mereka berada di ruang yang berbeda. Merasa rendah hati bukan berarti tidak mampu dan tidak berhak ikut campur namun merasa bahwa suatu permasalahan sudah ada orang yang menekuninya tentunya orang tersebut memiliki kelebihan di bidang permasalahan tersebut. 
-- Weslah ngomong opo aku iki, ra nggenah blasss

Sudah lah sekarang itu tekuni saja apa yang sedang kamu kerjakan. Pahami mana yang benar dan mana yang salah. Jangan pernah sekalipun melakukan pembenaran, jadilah bijak dengan mengakui kesalahan karena salah bukan berarti kalah. Akui kelebihan orang lain dan jangan pernah puas dengan terus merasa rendah hati. 

Tulisan ini adalah catatan yang bagus untuk diri sendiri. 
Selamat merenung. 

Jumat, 16 Januari 2015

2014 nya sudah 16 hari

Sebenarnya sejak 16 hari yang lalu tahun 2014 sudah ditutup tapi rasanya untuk terbiasa menyebut 2015 masih sangat sulit mungkin karena ada sesuatu yang sulit dilupakan atau mungkin juga itu semua sekedar perasaan. Mungkin.

Tapi sumpah! Judul diatas terjadi tanpa sedikitpun unsur kesengajaan. Saat meletakkan angka 5 dan bukan 4, itu terjadi dari alam bawah sadar dan tiba-tiba begitulah hasilnya seperti terjadi, maka terjadilah. Yah, bolehlah saya sebut 2015nya sudah 16 hari. Sudah 16 hari berarti sudah setengah bulan. Sudah setengah bulan berarti?

Berarti? Semakin berartikah hari-hari saya nantinya?

You worry things, you shouldn’t have to
Pastinya sebagai manusia biasa terkadang kita bakal berpikir ngawang jauh ke depan tentang banyak hal, semisal entar kira-kira 5 tahun lagi bakal lagi ngapain ya? Tapi semakin dipikir semakin ngawang kemana-mana malah semakin berbenturan dengan realitas. Mungkin karena terlalu terlalut dalam khayalan jadinya malah makin nga karuan and it makes us worry sometimes a little bit too much.
Khayalan, it makes us worry sometimes a little bit too much

Just make things simpler
Saat kita hidup buat sekarang, di detik-detik yang terus berlalu, kenapa tidak melakukan sesuatu sebaik-baiknya. Yah, walaupun perkataan itu tidak semudah perbuatan tapi kenapa tidak (lebih dari sekedar) dicoba? Dicoba untuk berbuat sebaik-baik mungkin, berbuat apa? Yah berbuat apapun. Kalo di kantor, berbuat sebaik mungkin tentang amanah yang dikasih ke kita dan jadi tanggung jawab kita. Mengeluh? Wajar. Mungkin beban kerja terlalu besar atau terus-terusan salah (malah mungkin disalahin mulu) atau mungkin merasa bisa mengerjakan yang lain tapi nga dikasih-kasih. Yah, namanya juga hidup, terkadang ada sesuatu yang kita nga mau terima tapi cuman itu doang yang dikasih. Tapi kalo mengeluh terus? Nga wajar.
kenapa tidak melakukan sesuatu sebaik-baiknya
Actually, time is limited
Mau dipaksa bagaimana juga waktu nga akan pernah berhenti apalagi berjalan mundur jadi jangan pernah berharap bisa memperbaiki kesalahan di masa lalu. Klo dulu pernah salah, usahakan sebaik-baiknya sekarang jangan sampai salah lagi. Ada kalanya hidup bakal diatas tapi pastinya biar bisa sampai atas juga dari bawah dulu, eh pas udah sampai atas langsung ke bawah lagi. Jadi percuma kalo mengeluh terus, yang ada juga capek. Mengeluh sekali aja, jadiin bahan kritik buat diri sendiri. Dari kritik buat diri sendiri langsung cari solusi dari masalah yang kita anggap keluhan. Terkadang masalah itu bukan masalah sampai kita mengganggap itu masalah.
Terkadang masalah itu bukan masalah sampai kita mengganggap itu masalah
Dari ucapan-ucapan saya yang terdengar sotoy diatas, biar asik, saya ingin mencoba menarik kesimpulan.

Kesimpulannya?

Sepertinya saya harus sesegera mungkin menemukan teman hidup. #Badadumtessss

Minggu, 30 November 2014

Hamdalah

Pernah ngebayangin pas bangun pagi tidak bisa membuka mata? Atau pas mau bangun, badan tidak bisa digerakkan sesentipun? Sulit memang untuk membayangkan kalau hal seperti itu terjadi. Tapi kita tidak perlu repot-repot membayangkan yang tidak enak. Bayangkan saja nikmatnya membuka mata di pagi hari lalu nikmatnya dapat menghirup udara segar yang masih bebas polusi, bayangkan nikmat yang enak-enak pas pagi hari terus coba diitung ada berapa banyak? Coba diitung di 10 menit pertama pas bangun pagi, dimulai dari buka mata terus gerakkin tangan sama kaki (sulit ngebayangin berapa banyak tulang yang bergerak, kan ini termasuk nikmat juga), terus berdiri dari tempat tidur, terus terus terus banyak banget. Tapi coba kita inget lagi terselip kah kata Hamdalah diantara semua macam nikmat yang kita rasakan pas pagi hari di 10 menit pertama?

Alhamdulillahilladzii ahyanaa ba’damaa amaa tanaa wa ilaihinnusyuur 
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan dan hanya kepadaNya lah kami kembali

Sebenernya klo mau jujur, diantara 10 menit itu dan setelah 10 menit itu juga bukan air wudhu yang diambil tapi handphone duluan. Status orang-orang di twitter atau path bisa jadi lebih penting ketimbang mengingat yang telah menghidupkan kita setelah mematikan. Mungkin di jaman sekarang salah satu level keimanan bisa diukur dari air wudhu apa handphone dulu nih yang dicari setelah bangun tidur, mungkin.

Tapi klo dipikir-pikir, nikmat yang dikasih dari awal bangun pagi itu dah banyak banget. Pantes aja diulang-ulang terus di surat Ar Rahman. Tidak tangggun-tanggung diulangnya sampai 31 kali.

Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan


Semakin dipikir, semakin sedih sama diri sendiri. Tapi harus dipikir jadi sedih sama diri sendiri. *puk-puk*


Selasa, 11 November 2014

Tentang rasa


Sepertinya kita saling memendam kata yang tersimpan dalam hati. Entah apa yang menyumbat tapi sulit sekali mulut ini hanya sekedar untuk mengucapkan kata, “apa kabar?”. Atau mungkin aku terlalu percaya diri hingga merasa kalau dia juga merasakan yang sama dengan yang kurasa.

“Hai, apa kabar?”, sapaku dalam hati. Seperti biasa aku tak sanggup bertegur sapa padahal dia hanyalah selangkah di depanku. “Bodoh, bodoh, bodoh”, seolah aku berbicara dengan diri sendiri. Hanya untuk menatap matanya saja aku takut, aku keliyepan, entah kemana arah mataku.

Berulang kali hal yang sama terjadi. Berhari-hari aku melakukan hal serupa. Sudah berlangsung lama sejak aku mengagumi dia, aku hanya terus berlari entah ke arah mana yang jelas tidak sejengkalpun aku semakin dekat dengan dia.

---

Dia seperti angin, seolah tak ada tapi selalu kurasa.

Sesekali aku melihat dia dari kejauhan, lebh tepat kalau dibilang aku ini mencuri pandang. Seperti kebanyakan perempuan, setiap dia menegakkan kepalanya, aku langsung sigap seolah-olah aku memperhatikan hal lainnya.

Sesekali pula aku dengan sangat sengaja berjalan di depan dia, persis di depannya. Berharap kalau dia menegurku terlebih dahulu lalu berlanjut pada obrolan yang lebih jauh. Ah, tidak, tidak. Dia terlalu sibuk sepertinya  dengan buku yang selalu bertumpuk di atas meja atau larut dalam obrolan tanpa arah dengan teman-temannya.

Mungkin waktu akan membantuku, menghilangkan semua rasaku tentang dia.
Terima kasih untukmu, waktu.

--

Mungkin rasa hanyalah sekedar rasa. Sampai kapanpun hanyalah sekedarnya.




Modus ke Allah

Modus, suatu kata yang nga asing buat orang yang lagi PDKT. Biasanya nih pas lagi mau mendapatkan hati seseorang yang menjadi dambaan, hari-hari kita akan penuh dengan modus. Mulai dari tiba-tiba ngajakin ngobrol, comment status medsosnya doi sampai ngegombal-gombal sampe rambut jadi gimbal. Tapi kayaknya modus nga cuman klo lagi PDKT, bisa juga pas kita mau naikin uang saku bulanan, udah dipastikan kita modus nih ke orang tua. Bisa jadi tiba-tiba baik banget ke orang tua, dari ngebantuin bersih-bersih di rumah atau jadi nurut banget disuruh-suruh apa aja mau. Berarti bisa dibilang klo modus itu pas ada maunya aja, pas kita mau ngedapetin sesuatu.

Nah, kalau menurut KBBI, definisi modus yang paling sesuai dan mendekati dengan yang biasanya kita maksud sehari-hari adalah –desiderative modus yang menyatakan keinginan, --optatif modus yang menyatakan harapan. Saya bukan ahli bahasa tapi kemungkinan diartikan sebagai suatu aksi yang menyatakan keingin dan harapan, mungkinn..

Tapi terkadang kita lebih sering lupa kalau ada Zat yang Maha Kuasa, menguasai setiap apapun yang hidup dan mati, Zat yang Maha Tahu, mengetahui setiap misteri tentang waktu yang akan datang dan memberi hikmah dari setiap kejadian yang telah lalu. Dia yang menguasai hati setiap makhluk yang ada di dunia ini, hanya Dia yang sanggup membolak-balikkan hati siapapun dan apapun.

Tanpa perlu modus dan mendekatinya, sesungguhnya Dia amat dekat
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (Qaff:16)

Bahkan lebih tahu apa yang kita butuhkan
…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui (Al Baqarah:216)
Tapi dalam prosesnya pendekatan ke Yang Maha Atas Akan Segala Sesuatunya ini tidak mudah, bahkan dalam beberapa ajaran tradisional lain proses pendekatan ini dilalui lewat proses penyiksaan. Klo kita lihat di India pasti banyak orang-orang yang sengaja menyiksa dirinya sebagai proses pendekatan ke dewa atau demi menjadi manusia yang mempunyai derajat tinggi. Ada juga seperti biksu-biksu yang berdiam diri dan menjauhkan dari kehidupan dunia untuk dapat semakin dekat kepada Dia.

Mungkin, dan ini sekedar mungkin, proses pendekatan kita juga bisa melalui berkenalan melalui pesan-pesannya di dunia yaitu Al Quran juga lewat ajaran-ajarannya seperti berbagai macam bentuk ibadah, bisa juga melalui sang pembawa pesan sekaligus ajaranNya yaitu Rasullullah. Yang tidak perlu melalui proses penyiksaan dan pemisahan secara utuh dari kehidupan yang bersifat dunia. Semua ibadah wajib, puasa sunnah, baca Quran dan lain sebagainya dijadiin sebagai proses pendekatan ke Yang Maha Kuasa.

Yah, namanya juga manusia ya, banyak maunya, pingin ini, pingin itu tapi nga pernah mau ngedeketin Yang Maha Memiliki. Mungkin jawaban atas segala macam permasalahan yang sedang kita hadapi ada jawabannya dalam Al Quran, mungkin segala macam kegelisahan hati kita dapat ditenangkan dengan mengingat namaNya, mungkin segala macam kesulitan kita tidak akan pernah sebanding dengan kesulitan yang pernah dihadapi oleh Rasullullah saat menyebarkan agama Islam.

Semoga saya juga selalu mengingat Allah kapanpun dan dimanapun. Inget rezeki, larinya ke Allah, mau cari jodoh, larinya ke Allah, mau ini mau itu larinya ke Allah. Susah banget tapi ya coba kita usahakan bersama (siapa ya?).


Rabu, 15 Oktober 2014

Perkara Jodoh

Sebenarnya saya udah menyiapkan tulisan yang lebih mutu buat judul "Perkara Jodoh" nih, bahannya dari berbagai sumber yang valid sama top dan lebih islami tapi agak males buat ngepublishnya jadi langsung aja dah pake bahasa yang lebih simpel dan nga ngejelimet, hampir kaya curhat tapi nga asal dicurahkan...



Sebenarnya udah agak bosen buat ngomongin jodoh lagi jodoh lagi. Saya juga sadar yang kayak beginian mah harus dibuat renaksi (rencana aksi) nya. Jangan cuman diumbar jadinya kaya mancing di atas jalan tol a.k.a sia-sia, nga akan dapet ikan. Klo "Perkara Jodoh" itu diomongin terus jadinya cuman capek dan lelah... Saya juga dah capek sama bullying yang dilakukan oleh berbagai pihak dan oknum tapi disisi lain bingung harus mulai darimana huffftt... Setiap mau mendekati kamu, iya kamu, if clausenya kebanyakan. Sangking banyaknya sampe bingung mau ngapain. Akhirnya semuanya ketahan sampe dibelakang bibir kayaknya sekitar tenggorokan. Ditambah saya juga bukan orang yang suka ngomong apalagi pinter ngomong. Syit.. Ngebayangin rintangan dari dalem aja dah banyak gini belum yang dari luar. Tapi saya harus belajar.

Bismillahirrahmaanirrahiim.



Cuman berdasarkan nasehat beberapa teman saya, coba pendekatannya ke Yang Maha Menguasai Hati, Yang Maha Atas Segala-galanya. Jadinya: Biasanya di akhir solat saya selipin doa tuh, "Ya Allah pertemukanlah hambaMu ini dengan jodoh terbaik menurutMu. Jodoh yang sanggup bersama meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan hanya kepadaMu. Pertemukanlah kami di tempat yang Engkau ridhoi dan di waktu yang Engkau rahmati. Lalu jadikanlah hambaMu ini ridho dengan takdirMu". Top banget nga sih doa saya.. Tapi ya namanya iman suka naik sering turun. Bismillah semoga konsisten terus ya Allah..

Biasanya nih, saya nulis yang beginian di tumblr tapi wes kadung. 

Sabtu, 16 Agustus 2014

Lampu Merah

Apa yang anda lakukan bila rambu lalu lintas menunjukkan lampu merah? Mayoritas dari kita pasti ,mau tidak mau, akan menjawab berhenti padahal sebelumnya mungkin kita sedang berkendara kencang atau berada pada kondisi jalanan yang ramai dimana kalau tidak segera jalan makin terjebak dalam kemacetan. Tapi apa boleh buat, rambu lalu lintas menunjukkan lampu merah dan kita waijb untuk berhenti, bila tidak berhenti? Kita harus siap menerima konsekuensi maupun resikonya seperti ditilang pak polisi atau malah terjadi kecelakaan karena menerobos lampu merah dan menabrak kendaraan dari arah jalan yang berbeda. Sama seperti hidup, tidak selamanya kita akan melaju kencang, ada kalanya sesuatu memaksa kita untuk berhenti sesaat dan mengambil jeda.

Banyak hal yang bisa kita lakukan saat terjebak dalam lampu merah, bisa terus-terusan membunyikan klakson (ini sangat mengganggu, percaya saya), bisa salip sana salip sini biar posisi kendaraan makin ke depan, bisa menikmati audio kendaraan bila dalam mobil atau malah bisa dimanfaatkan untuk mengulangi hapalan Quran dan kalau lupa bisa langsung dibuka Qurannya untuk dicek. Sama seperti saat kita berada pada kondisi jeda dalam hidup, kita bebas memilih mau apa, bisa dari ngedumel sampai melihat lagi sebenarnya apa tujuan kita. Kita boleh kok ngedumel, ngomong A sampai Z, ngejelek-jelekin orang yang bikin kita stagnan tapi kita juga boleh melihat lagi sebenarnya saat saya sudah sampai disini sesuai tidak ya dengan niatan awal saya? Apakah tujuan saya hanya sekedar untuk dunia? Apakah ini hanya sekedar mengejar materi tanpa memberi manfaat? Kalau memang kondisi jeda ini malah makin mendekatkan kita dengan Yang Maha Kuasa kenapa harus ngedumel?

..boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui (Al Baqarah ; 216)

Apakah untuk sesaat berhenti ini baik? Mungkin kita diminta untuk merenungi kembali tujuan kita melakukan segala macam aktivitas dan kegiatan di dunia ini.

Imam Al Ghazali pernah mengajukan enam pertanyaan kepada murid-muridnya, dua dari pertanyaan tersebut adalah apa yang besar? Dan apa yang paling ringan? Ternyata yang paling besar adalah nafsu dan yang paling ringan adalah meninggalkan sholat. Mungkin selama ini nafsu dunia telah merayu kita sehingga kita pun terus berada dibuaiannya sehingga akhirnya sholat pun terlewat. Bahkan Khalifah Umar Bin Khatab sampai berdoa, “ya Allah, tempatkanlah dunia dalam genggaman tangan kami dan janganlah kau tempatkan dia dalam lubuk hati kami”.


Mungkin setiap kita mengalami proses stagnan sehingga harus jeda kita memang diminta untuk merefresh kembali tujuan kita, melihat kembali kebesaran kuasaNya dan juga mengecek kembali apakah nafsu dunia telah membuat kita lalai akan perintahNya? 

Ini semua sekedar catatan pribadi untuk penulis :))

Minggu, 03 Agustus 2014

Hidup ini unik


Segala sesuatunya datang tanpa kita sadari, entah dibutuhkan atau tidak kita akan tetap mengambilnya dan perlahan akan kita nikmati. Sesaat saja kita mengedipkan mata, saat itu pula kita kehilangan momen. Suatu waktu akan berlalu begitu saja tanpa kitta tahu ada apa. Asumsi kita terhadap relativitas dan probabilitas dianggap menyerang referensi tunggal absolut secara bersamaan, sebagian bertahan, sebagian mengalah yang lain tetap berada pada ambang batas keraguan atau malah memilih abstain yang cenderung tidak tahu, yang terakhir ini mungkin tempat saya berada. Hidup di luar kehidupan itu sendiri terdengar aneh. Hidup dapat dipahami sebagai proses bertukar kebutuhan. Manusia membutuhkan tumbuhan sebagai makanan, tumbuhan membutuhkan manusia agar dapat terus berkembang biak dengan cara dikembangbiakkan secara sengaja ataupun tidak sengaja dan akan terus berlaku sama dengan semua variabel lainnya seperti hewan. Menhindari ke-antarbutuhan sepertinya tidak mungkin sekalipun kita mencari ruang soliter yang paling absolut sekalipun. Terbiasa saling membutuhkan, lama-kelamaan interaksi ini akan berubah dan menimbulkan ruang untuk berbagi khusus bagi manusia berbagi ini tidaklah gratis, semuanya berharap akan adanya imbalan minimal di hari akhir bagi mereka yang percaya akan hari akhir.


Hidup ini memang unik bagi mereka yang mencoba memahaminya dan terjebak dalam aforisme yang menjemukkan.
Unik lebih menarik daripada aneh.

Unik.

Selasa, 03 Juni 2014

Cukup Dua

Cukup Dua

Cukup dua hal saja yang sering kita ingkari keberadaannya bahkan lebih sering kita sia-siakan, mereka adalah sehat dan waktu senggang.

24 jam dalam sehari kedua tangan kita masih berfungsi normal, diawali dengan menahan uap kantuk pada mulut, dilanjutkan mengambil sikat gigi, dipakai untuk makan dan seterusnya. Tidak hanya kedua tangan tapi juga kedua kaki, sepasang mata, sebuah mulut, dua telinga serta satu hidung masih berfungsi normal, belum lagi ditambah rentetan fisik-nonfisik tubuh lainnya, seperti jantung, hati, lambung dan seterusnya. Tapi kita lebih sering mengingkarinya bahkan cenderung mendustakannya, mungkin bukan kita tapi cukuplah saya...

Tidak ada satu manusia pun di dunia ini yang memiliki waktu dalam satu hari lebih dari 24 jam, semua manusia diberikan waktu yang sama dalam satu hari yaitu 24 jam. Tapi setiap manusia di dunia ini diberikan hak istimewa yang luar biasa yaitu untuk mengatur waktunya masing-masing. Ada yang dibiarkan berlalu, ada yang menganggapnya berisi. Yang paling disayangkan adalah menyia-nyiakan waktu terlebih waktu senggang. Seringkali, waktu senggang lebih dipilih untuk membiarkan lamunan berjalan kemana-mana. Waktu senggang lebih dipilih untuk memikirkan suatu hal yang malah menimbulkan masalah baru, terkadang yang dipikirin malah orang lain bukan dari sisi positifnya tapi negatifnya, yang dipikirin malah kenapa si A rejekinya bisa lebih padahal kan usaha yang saya lakukan lebih, yang dipikirin malah hal yang buruk-buruk sama negatif. Tanpa kita sadari, waktu senggang hadir di sekitar kita. Tapi kita lebih sering mengingkarinya bahkan cenderung mendustakannya, mungkin bukan kita tapi cukuplah saya...

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS Ar-Rahman)

Cukuplah saya karena segala kebaikan dimulai dari diri sendiri

Rabu, 07 Mei 2014

Keberpasangan

Tadinya sih mau nulis yang agak berbobot sedikit, yang agak scientific biar dikira agak pinter. Kan keren tuh klo diblog tulisannya misal tentang DTM (Digital Terrain Model), Photogrammetry, Geographic Information System, Terrestrial Survey, Hidrographic Aquisition Method and so many others. Tapi apa daya, hati tak selaras dengan pikiran, jadilah...

Keberpasangan

Sekarang kita coba lihat segala sesuatu yang ada di sekitar kita, sekarang. Malam punya pasangan siang, bulan punya bintang, gelap sama terang, bahkan sampai dalam atom aja ada proton yang berpasangan sama elektron. Jadi, segala sesuatunya memang telah diciptakan dengan pasangannya. Mereka saling melengkapi dan mengutuhkan. Dengan berpasangan, mereka berusaha menuju ke kesempurnaan dan menjadi istimewa.

Masing-masing memiliki pasangan dan berusaha untuk menemukan pasangannya. Dan tidak ada yang lebih besar daripada dorongan untuk menemukan pasangan dari lawan jenisnya, seorang pria yang berusaha untuk menemukan labuhan hatinya, seorang wanita yang mencari tempat berlindungnya.


سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ 
Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui (QS Yasin (36) : 36)


Dari QS Yasin ayat 36 ini ada yang unik loo, apa ya? kasih tau gak ya? *hasyaahhh

Bahwa sebenarnya pertemuan antara dua insan manusia yang didasari dorongan terbesarnya pastilah dilandasi kesucian lagi terhormat, lebih dari sekedar paras yang menawan. Inilah sebab dari QS Yasin ayat 36 diawali dengan subhana yaitu Maha Suci.

Bagi manusia, yaitu saya juga, dorongan untuk berpasangan itu sangat luar biasa besarnya di usia dewasa-muda. Keter"sendirian" hanya akan mendorong ke"galau"an semakin menjadi walaupun memang ada kalanya menjadi sendiri itu menarik, menemani sepi dan berkontemplasi tentang segalanya.

---

Udah ah, kapan-kapan lagi aja nulis yang beginian. Capek di hati kalo kebanyakan nulis, kebanyakan baca. Walaupun minimal semua tulisan ini bisa untuk memotivasi diri sendiri dan semoga memotivasi yang baca. 

Akhir kata..

Enjoy your time, finding your whole-time-life's-partner

Jumat, 02 Mei 2014

I Love You Full!

Kira-kira cinta itu kata kerja kan ya?
Mau tau permasalahan terbesar di usia dewasa-muda? Yup! Jawabannya jodoh, jawabannya itu kira-kira siapa ya orang yang bisa menggenapkan hati kita-kita ini orang. Sayang seribu sayang, perjalanan manusia mencari jodoh itu nga mudah. Ada yang sampe lari ke hutan terus lari ke pantai, itu juga belum ketemu *halah*

Jodoh memiliki banyak padanan kata, ada yang bilang mantan pacar, bisa dibilang juga orang yang menggenapkan hati, buat para cowo-cowo (kebanyakan) pasti bilangnya tulang rusuk yang hilang padahal belum pernah rontgen? Tapi emang ini adalah misteri terbesar di usia dewasa-muda.

"Sesaat kita akan merasa yakin, di saat lain keyakinan tersebut akan hilang digerus waktu. Biasanya keyakinan ini muncul dari rasa cinta. Bukan hanya oleh satu tangan tapi dua tangan yang saling menggenggam asa untuk terus selamanya bersama. Tapi entah, sebagian yang lain hanya menjadikan cinta sebagai suatu perasaan dan lupa bahwa cinta adalah kata kerja yang butuh usaha untuk menjadikannya ada"

Tapi serius nih, kalo emang beneran jatuh cinta sama seseorang dan yakin harus baca ini dulu 5 Alasan Kamu Nga Boleh Jatuh Cinta Diam-Diam dari MalesBanget.Com, seenggaknya bisa buat motivasi. Dan mungkin kita harus melihat sesuatu lebih dekat biar kaya kata Sherina Munaf,
Mengapa bintang bersinar
Mengapa air mengalir
Mengapa dunia berputar
Lihat segalanya lebih dekat
Dan kau akan mengerti

Coba di klik! Pendekatan Vertikal ke
Yang Maha Menguasai Hati Makhluknya
Mungkin dengan melihat lebih dekat bisa membuat kita lebih yakin sekedar cinta-cintaan atau cinta beneran yang bikin hati tenang setiap kali ngeliat doi sekalipun dari kejauhan *halah*

Ada satu poin lagi yang lebih penting dari semuanya dan bahkan paling penting, namanya pendekatan vertikal. Sering kita lupa kalo mau ngapa-ngapain larinya langsung ke objek yang kita mau. Mau deketin cewe apa cowo larinya langsung ke orangnya, mau beli mobil larinya langsung ke showroom. Sebenarnya klo larinya ke yang menguasai hati setiap manusia, yang kuasa membolak-balikkan hati setiap makhluk-Nya, yang Maha Kuasa atas segala sesuatu di dunia ini kan lebih asyik. Toh, klo bukan doi ntar juga kitanya ridho karena dari awal dah ikhlas. Iya nga sob?

Dan ada satu kalimat dari salah seorang teman saya yang oke banget, gini nih bunyinya,
"Nasib seorang pria adalah untuk ditolak dan nasib seorang wanita adalah untuk tidak dipilih"




Enjoy your time, finding the right person to spend your whole life with


Entah, kenapa ya pagi-pagi kepikiran hal beginian.
Yang penting nulis dulu sob :))))))

Rabu, 26 Februari 2014

Mencari Mantan

Mencari Mantan

Kulari ke hutan, kemudian teriakku
Kulari ke pantai, kemudian menyanyiku
Kemana, kemana, kemana
Ku harus mencari kemana

Dimanakah kamu berada...

Sebuah sajak bukan rima tak puitis apalagi romantis, lahir dari rasa jenuh akibat terlalu lama menyendiri dalam petualangannya mencari mantan

Jumat, 24 Januari 2014

A very long time ago

Yes! It was a long time ago since my last my post in this blog

Bukan karena sibuk atau padatnya aktivitas tapi lebih karena miskin ide dan minim kreativitas. Sedih ya..
Tapi percaya atau nggak, rutinitas itu bisa membunuh dan membuat mati kreasi juga mati gaya. Tau penjara kan? Tempat yang katanya bisa membunuh manusia secara manusia secara perlahan. Nah, penjara paling menyeramkan di dunia ini nga terletak di Guantanamo atau di pedalaman Gurun Sahara, Boven Digul? Juga belum ada apa-apanya. Penjara yang paling-... adalah saat diri kita sendiri menahan semua rasa, akal dan pikiran yang dapat berkembang dan menerawang jauh ke depan, far beyond what we think, beyond our imagination. Dalam artian lain semua rasa, akal dan pikiran terbelunggu dan akhirnya hilang dimakan waktu. Usang dan terenyahkan, lapuk dan dibuang. Sayangkan? Dah dikasih Allah karunia yang teramat sangat luar biasa untuk mampu merasakan yang nga semua makhlukNya bisa rasakan, dikasih akal untuk berpikir dan meningkatkan rasa iman dan takwa. Tapi.. Taak terpakaii

Actually, bukan 100% yang tadi disebut minim lagi post disini. Yang diatas itu cuman sekedar cerita aja, klo rutinitas bisa membunuh juga kalo sebenernya ada loo karunia yang nga dikasih ke semua makhlukNya tapi kita lupa aja..

Just sharing

Klo saya sekarang mahh sedang menikmati sebuah proses. Lagi asik baca-baca buku, lumayan buat nambah khasanah dan perbendaharaan ilmu, lagi asik juga belajar-belajar beberapa hal baru. Juga lagi kena satu rutinitas tapi bedanya insyaaAllah ini nga membunuh karena emang rutinitas yang dihajatkan dari dulu. Yah, juga ditambah klo sempet (+ niat) pas pagi-pagi bisa diusahakan lari pagi buat olahraga plus ngelepas stress. Sebenernya klo kita enjoy menghadapi semuanya dalam hidup, dinikmatin, terus niatnya dari awal berserah diri sama Allah, semuanya dijadiin ibadah, taruh elemen vertikal dalam setiap aktivitas horizontal, inysaaAllah lancar. Aaamin

Semoga kita semua tetap dalam pelindunganNya
Semoga yang kita usahakan di dunia ini adalah ibadah kepadaNya dan hanya untukNya
Semoga kita semua bisa inget Dia dalam semua kesempatan

Senin, 26 November 2012

Sabtu Super

Dari Kota Bandung menuju Dayeuh Kolot dan ditutup dengan Situ Lembang. 

Banjir di Bandung ini unik karena ujung-ujungnya ada di kebijakan kalau kebijakannya aja berantakan keadaan di lapangan pasti lebih berantakan. Kesan pertama begitu hampir sampai di salah satu titik banjir adalah, "kok ini daerah kayak daerah perang ya?". Jalannya bolong-bolong, sangat ramai dengan berbagai macam aktivitas pastinya  riweuh pisan. 

Akhirnya sampai juga di salah satu lokasi banjir. 

Diapit oleh bangunan-bangunan indsutri, sebagian lokasinya juga berada di bawah dataran air sungai wajar sudah kalau sekalinya hujan deras air banjir mudah naik. Belum lagi kalau di hulu sungai citarum hujan deras, daerah ini juga berada persis di samping Sungai Citarum. Masalah banjir memang masalah dari hulu ke hilir dan repot. 

pas lagi ngobrol sama warga tentang banjir di lokasi
Kebijakan pemerintah tidak mendukung rakyatnya, warganya sudah terbiasa banjir. Serba salah kalau dilihatnya salah mending kita melakukan sesuatu yang bisa dilakukan. Lebih ke arah mitigasi non struktural daripada memikirkan perilaku tanggap bencana yang sepertinya warga disana lebih siap dibanding kita. Sangat menarik!!!

Dari Dayeuh Kolot langsung ke Situ Lembang

Cuman buat pelantikan dan diingetin kalo udah tua dan harus segera keluar dari kampus dengan status ST. Amin. Yang lain progresnya dah jauh-jauh, ane masih jalan ditempat. Tolonggg...

Ini catatan random ditengah-tengah menariknya permasalahan sosial yang ada di sekitar dan bingungnya ngerjain TA :D

Minggu, 04 November 2012

Kisah tentang Pejoang Batik Jogja 44

Alkisah, di suatu tempat entah dibagian mana muka bumi ini hiduplah 9 orang yang mendapat gelar Pejoang Batik Jogja 44.
--
Sayang, waktu saya untuk menulis kisah mereka tidak banyak. Nama mereka saat ini sedang heboh diperbincangkan di dunia persilatan. Kelompok biksu pengemis dari utara bahkan rela memberikan sepertiga dari kekayaan mereka hanya untuk mendapatkan informasi keberadaan salah satu dari mereka. Saat ini, Kakak Li si pemilik tinju peremuk tulang dari selatan juga sedang melakukan pengembaraannya mencari markas mereka. 

Langsung saja, saya ceritakan satu persatu kisah hidup mereka. Informasi ini saya kumpulkan dari mulut ke mulut dari tiap desa yang saya singgahi.



Foto disamping ini adalah foto dari OmChin pemilik tendangan dari surga. Cukup sulit memang mencari fotonya, berhubung keberadaannya sulit untuk dideteksi. Konon, salah seorang yang pernah melihat tendangannya bercerita bahwa pada saat itu rasanya sungguh berbeda seperti berada di dunia lain. Sayang orang yang pernah melihat tendangan itu sekarang telah hilang tersesat dalam hutan karena dia buta setelah melihat tendangan dari surga. Dulu sekali, ada kabar yang pernah mengatakan kalau dia sangat suka bermain bola yang ditendang-tendang dan mengidam-ngidamkan dapat bermain untuk sebuah negara dengan warna merah putih, terletak di sebelah tenggara bumi. Saat ini dia dikabarkan sedang dalam pengembaraannya mengejar perompak yang menyandera gadis idamannya, aidnak eksirp, di sebelah utara selat malaka. Yah, walaupun bertepuk sebelah tangan tapi ini cinta :*




Di sebelah kanan adalah foto dari PapaDayat. Perilakunya agak sedikit gila dan sulit diduga namun kabarnya dialah yang dituakan dalam kelompok ini. Tak banyak informasi yang didapat tentang PapaDayat mungkin karena banyak dari kita yang enggan membicarakannya. Kemampuannya juga cukup misterius, ada yang mengaku pernah melihat PapaDayat mengendalikan tanah dan api secara bersamaan tapi yang lainnya sangsi karena belum pernah ada yang sanggup menggabungkan dua elemen secara bersamaan. Foto disamping diambil secara tidak sengaja oleh seorang warga di desa Manteron saat sedang ingin "ehem".




Bayu, The Woman Killer. Kemunculannya sangatlah mendadak dan tiba-tiba terutama bila sedang ada pesta, dia akan datang dan lalu hilang. Jurus yang diandalkannya adalah DDR dan bualan cinta. DDR merupakan jurus gabungan antara totok naga merah dan tarian barat sedang bualan cinta adalah perkataan yang seperti bisa, 90% ampuh untuk perempuan dan hanya 10% pria yang sanggup terkena bius ini. Kedekatannya dengan penguasa-penguasa barat membuatnya lebih memilih kawasan barat dan sekitarnya sebagai tempat bermain.  



The Dick. Entah mengapa inilah nama panggilan yang dia pilih. Menurut cerita yang beredar, semenit sebelum kedatangannya pasti akan terdengar suara, "mengaku bujangan padahal cucunya segudang~~" atau "dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu ~~". Dulu sempat mendalami dunia cipta bangunan namun sekarang lebih memilih mendalami dunia psikologi. Sedikit yang mengerti ada apa di balik itu semua tapi itulah jalan yang dia pilih. Fighting!






Nofan, si Cakar Harimau. Jelas dari namanya jurus andalannya adalah Cakar Harimau. Latihan yang cukup berat sehingga dia harus mempertaruhkan segalanya kalau tidak percaya cek saja luka serius di perutnya. Namun sayang, sekarang racun dari harimau telah menyebar ke dalam hati dan harus mendapat penanganan yang serius. Saat ini ada seorang tabib perempuan muda yang rela mengobatinya dan mereka berdua harus rela berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya agar keberadaannya tidak diketahui.




Ya-Sir julukan dari foto di sebelah kiri ini. Sangat sulit mencari informasi tentang dia. Ya-Sir adalah orang yang paling sering mangkir tiap diadakan forum tahunan Pejoang Batik Jogja 44. Tak ada yang mengerti apa yang dia kerjakan juga tak ada yang mengerti apa jurus andalannya. Satu hal yang pasti dia adalah anggota Pejoang Batik Jogja yang paling tampan dan mempesona, ribuan wanita telah takluk.



Emil, Si Anak Gunung Motor Scoopy. Kisah perjalanannya cukup rumit mungkin bisa dibilang komplit ada asmara sampai politik bahkan. Sebelum masuk kedalam kelompok Pejoang Batik Jogja 44, dia pernah sekali menyalonkan dirinya dalam suatu pemilihan kepala daerah yang demokratis namun gagal tapi dedikasinya tidak pernah berhenti. Dia memang cukup jenius tapi sayang kejeniusannya berhenti bila berhadapan dengan masalah asmara. Sampai sekarang keberadaan dia paling mudah dicari namun sedikit orang yang berminat untuk mencarinya.

Sebenarnya masih ada satu lagi Pejoang Batik Jogja 44. Dia baru saja masuk kelompok ini dan demi keamanan kita semua ada baiknya informasi mengenai dia jangan disebar dulu.

---
Cukup ini informasi yang dapat saya berikan, saat ini saya sedang dalam pengejaran kelompok hati elang. Doakan aku ya!

Rabu, 22 Juni 2011

semua harus kongkret!

yap, itulah kata temen gw pas lagi ngobrol lewat BBM. Emang bukan BB gw tapi BB temen gw, hahaha..
semua harus kongkret kali mon sekarang
Walaupun bukan pas lagi momen serius obrolan itu terjadi tapi cukup menohok relung jiwa gw juga. Sekarang di usia gw yang hampir 21 tahun klo dipikir gw dah ngapain aja ya? Bermimpi? Bercita-cita? Berharap? Apakah semua kata kerja itu cukup? Menurut gw pribadi kayaknya nga deh. Kalimat "talk less do more" dah harus bener-bener diaplikasikan sekarang ini. Seharusnya gw dah bergerak bukan lagi dalam tataran konsep tapi dah mulai ke realisasi. Ini dia yang susah! Klo cuman mikir gw juga bisa nah geraknya itu yang susah beeeettttt....

Dan hal paling mudah adalah dengan membenahi hidup gw sendiri. Sekarang sudah cukup dewasa rasanya gw untuk mengerti mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan menambah wawasan dan memperbanyak tindakan yang berguna untuk kemashalatan bangsa, negara dan dunia.

Aminnnnn..........................

Rabu, 15 Juni 2011

menjual idealisme demi nilai(?)

Yup idealisme yang gw maksud sekarang adalah kejujuran.

Kejujuran yang klo gw bilang sekarang ini tergolong hal langka seperti BBM yang nga dapet subsidi dari pemerintah. Kenapa nga dapet subsidi dari pemerintah? Karena emang yang gw liat juga pemerintah seperti membiarkan ketidakjujuran berada walaupun ada gembar-gembor untuk melawannya(ini berhubungan banget sama korupsi gan!). Sebenarnya gw mau coba ikutan berpendapat tentang kasus yang berhubungan dengan kejujuran yang belakangan ini lagi heboh. Yaitu, kasus contek-mencontek yang terjadi di Surabaya pada salah satu sekolah dasar di sana. Jadi ada orang tua yang melaporkan kalo anaknya diminta untuk mencontek dengan jawaban yang dibagikan oleh gurunya dan sesampainya di rumah dilaporkannya lah hal tersebut ke orang tuanya. Saat orang tuanya melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwenang bukan sambutan yang baik tapi malah amukan massa yang diterima. konyol nga sih? Inilah dilematika pendidikan di Indonesia, mungkin.

Sebenarnya hal tersebut, menurut gw, nga cuman terjadi di salah satu sekolah dasar pada salah satu kota di Indonesia tapi terjadi secara massive di hampir seluruh bagian tanah air kita tercinta ini. Gw juga mau membuat pengakuan kalo gw pernah jadi salah satunya, yang nyontek dan ngasih contekan. Gw nga mau munafik. Dan tentang gw pribadi akan dibahas di akhir dari tulisan ini :p

Mungkin yang jadi pertanyaan adalah kenapa mencontek salah? Kenapa mencontek nga boleh? Jujur gw bukan ahlinya jadi gw jawab menurut gw(padahal pertanyaannya gw sendiri yang buat, LOL!). Jawabannya adalah eng ing eng...

Penilaian tersebut tidak bersifat kongkrit karena tidak sesuai dengan kapabilitas asli dari yang akan dinilai. Dalam susunan kata yang lebih indah, kita berbohong dengan diri kita sendiri dan nilai yang ada membohongi orang lain sehingga terjadi siklus/rantai pembodohan.

kalau ditarik garis yang lebih jauh lagi berarti kita membiarkan diri kita tidak memiliki integritas dan hidup dalam bayangan sebagai seorang penakut yang takut untuk dinilai. Lebih jauh lagi, kita berdiri tegak melawan pemerintah. Kenapa pemerintah? Karena sekarang ini mau nga mau harus diakuin klo pemerintah juga lagi bergerak melawan korupsi dan cikal bakal dari korupsi adalah contek-mencontek ini. Yah, walaupun di sisi lainnya pemerintah juga seperti cuek terhadap permesalahan yang sepertinya sepele ini.

Kesimpulannya?
Gw sepakat kalau mencontek itu buruk dan salah!

Sekarang cerita tentang diri gw dalam hal mencontek nih. Klo boleh jujur ya. Pas gw SMA sama sekali gw nga pernah mencontek. Maklumlah, gw dididik oelh manusia-manusia berkualitas dengan sistem terbaik di Indonesia. SMA apalagi coba kalo bukan SMA Taruna Nusantara yang bisa kayak gini. Masalahnya adalah setelah gw keluar dari sana. Pas SMA inget banget gw ada yang namanya kode kehormatan yang nomor 4 nya berbunyi dilarang mencontek. Ditambah lagi klo ada yang ketahuan nyontek langsung dikeluarin. Sekarang? boro-boro. yang nyontek aja segambreng alias rame banget. Dan gw mengaku salah setelah
gw membuat pengakuan pada diri gw sendiri tentang esensi mahasiswa yang memiliki tiga tanggung jawab. Salah satu tanggung jawabnya adalah tanggung jawab moral yang berarti memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang baik dan buruk serta mana yang benar dan salah.

Dan akhirnya gw berani mengatakan kalo gw nga akan mencontek lagi!

end.

Sabtu, 23 April 2011

i think i'm in love

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------